fbpx
Search
Close this search box.

BAHLIL…..KEMARIN 50T SEKARANG KOK?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

BAHLIL YANG DULU BUKAN YANG SEKARANG
Kali ini sang Menteri Investasi dan Kepala Koordinasi Penanaman Modal BKPM, Bahlil Lahadalia kembali mengeluarkan statement yang aneh terkait masuknya investasi asing untuk Ibukota nusantara (IKN). Dimana, pada akhir tahun yang lalu, Bahlil berani mengatakan, bahwa jumlah investasi asing yang masuk ke IKN dari sudah mencapai Rp 50 triliun.

Namun Pernyataan itu sempat ia sampaikan ke publik, untuk membantah isu yang beredar sewaktu hal itu diutarakan oleh Mahfud Md dalam debat cawapres pertama. “Saat ini pihak luar Indonesia sedang menandatangani kontrak investasi dan mendatangkan keuntungan sekitar  Rp50 triliun,” kata Bahlil.

LAH JADI BEDA
Namun, pada Juni tahun ini, Pak Bahlil mengeluarkan statement yang sangat berbeda. Menurutnya, sejauh ini IKN belum mendapatkan dana investasi asing. Namun faktanya, tingkat arus kas masuk investasi telah mengalami peningkatan selama periode enam bulan ini. Bukan berarti itu hilang ya. “Saat ini mereka belum bisa masuk berinvestasi ke IKN karena terganjal infrastruktur di Distrik 1 yang belum siap 100%. Maka dari itu, kita sedang berusaha untuk mempercepatnya,” kata Bahlil saat datang dalam rapat kerja bareng Komisi VI DPR RI, Selasa 6 Juni yang lalu.


ALIBI MACAM APA INI
Dia berpendapat, alasan investor asing belum bisa masuk ke IKN karena Pihak lokal masih menyanggupi. Pasalnya, sekarang pembangunan tahap satu masih dibiayai oleh APBN dan investor lokal, yakni Kawasan Inti Pemerintah Pusat (KIPP) jadi cukup lah. “Kalau ditanya nggak ada modal asing yang masuk, rencana kita akan bedakan berdasarkan klaster, jadi akan terbagi menjadi 3 klaster, dimana klaster satu meliputi Distrik 1 meliputi Wilayah Inti Pemerintah (KIPP) IKN, nah untuk investor asing akan masuk pas di ke Distrik ke 2. Maksudku begitu,” sambil Bahlil menjelaskan.

 
Bahlil bilang progres pembangunan sarana dan prasarana di IKN  hampir saja selesai. Hal itu dia bilang saat mengunjungi IKN pekan lalu. “Saya baru saja dari sana seminggu yang lalu. Hotelnya hampir selesai, rumah sakitnya hampir selesai, dan beberapa bangunan prasarana pendukung hampir selesai juga. “Ini semua investasi dari dalam negeri, jadi uangnya di luar APBN,” ujarnya.

 
CIAH MULAI BOHONG NIH
Pernyataan Bahlil, tentu telah bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Pak Jokowi sebelumnya. Pada Forum CEO Kompas 2022, Jokowi sempat bilang, bahwa investasi telah membanjiri IKN. Ia bahkan sangat terkejut, dengan jumlah investor yang masuk terus meningkat hingga 25 kali lipat. “Kami sangat kaget dengan kajian pasar pertama mengalami oversubscribed hingga 25 kali lipat. Bahkan pihak otoritas IKN pun kaget, dan tak menyangka untuk kawasan inti telah terjual habis,” kata Jokowi waktu itu.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :