fbpx
Search
Close this search box.

BUKAN 271T, TERNYATA 300T

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

AH MALAH NAIK?
Jadi setelah publik dihebohkan dengan berita korupsi timah mencapai angka 271T, ternyata kasus itu terus berlanjut, dimana terbaru bahwa tim (Jampidsus) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus. Telah merilis data terbaru seputar kasus itu, dimana Jaksa Agung telah memperbaharui angka Kerugian negara dari kasus tersebut. Dimana angka terbaru menjadi naik dari sebelumnya, yaitu sebelumnya di angka 271T  kini menjadi 300T, bukan main.

Ha Naik, Kenapa bisa?
Berdasarkan Press Rilis Kejagung, bahwa terjadinya kenaikan angka dalam korupsi timah yang sebelumya 271T kini menjadi 300T, karena terdapat 3 aspek. Pertama harga sewa smelter yang dilakukan PT Timah terlalu mahal dari harga pasaran, dimana PT Timah harus menyewa smelter dengan harga 2.85 T. Yang kedua PT Timah telah melakukan pembayaran biji timah ilegal kepada mitra penambang, dimana terjadi kerugian negara akibat adanya transaksi biji timah ilegal dari nilai kerugian ditaksir harga, 26,649 T. Nah yang terakhir soal kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh konservasi lahan untuk pertambangan timah, dimana kejagung menghitung total taksiran mencapai 271 T.

Kejagung mengatakan angka segitu bisa diperoleh dari hasil kerja sama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dari hasil itu Kejagung bisa memperkuat alat bukti atas kasus korupsi timah. selain itu juga kejagung mengatakan untuk proses hukum saat ini sudah memasuki tahap akhir, dimana dokumen-dokumen pendukung dari kasus ini segera akan dilimpahkan ke pengadilan negeri Jakarta.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :