fbpx
Search
Close this search box.

DPR AKHIRNYA MENUNDA RUU PENYIARAN!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

AKHIRNYA DPR MENDENGAR
Setelah ramainya penolakan Rancangan Undang Undang (RUU Penyiaran) oleh berbagai kalangan, akhirnya anggota dewan yang paling hormat, tapi suka nginjek hati rakyat. Pada akhirnya DPR mau mendengar suara hati dari rakyatnya sendiri, berdasarkan pernyataan dari Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Atgas. Bahwa lembaganya secara resmi telah menunda perubahan RUU Penyiaran, Supratman menjelaskan alasan menunda adanya RUU Penyiaran ini, karena DPR tidak mau mengganggu kemerdekaan pers dan media.

PERS SEBAGAI PILAR DEMOKRASI
Supratman menerangkan bahwa peran Pers sangatlah besar bagi demokrasi Indonesia, dia seperti layaknya sebuah Lokomotif yang memandu jalanya demokrasi bangsa, jadi peran pers sangatlah penting. Menurut Supratman sendiri RUU Penyiaran ini baru banget didengar oleh dirinya, dimana menurut dia info ini dirilis pertama kali dalam rapat komisi 1 DPR, namun pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan partai lain, lalu membuat kesepakatan untuk tidak membahas RUU ini lagi kedepannya.

PASAL APA YANG KONTROVERSIAL?
Sebelumnya para pihak aktivis dan jurnalisme telah melakukan aksi penolakan RUU Penyiaran ini, dimana terdapat pasal-pasal yang bisa membungkam kebebasan Pers. Seperti Pasal 50B Ayat 2 Huruf c, yang berbunyi “bahwa produk turunan dari jurnalistik  yaitu investigasi , maka tidak boleh ditayangkan dalam acara televisi dan radio” lanjut di Pasal 50B Ayat 2 Huruf K, dimana tentang pelarangan pers menayangkan mengenai penghinaan dan pencemaran nama baik, tentu dua pasal ini bisa menimbulkan multitafsir dan bisa mengancam kerja jurnalis. 

Meet The Politician

Ditulis Oleh :