fbpx
Search
Close this search box.

DUET.. ANIES-KAESANG BENTUK PAKSAAN?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

KAWIN PAKSA ANIES – KAESANG

Isu pencalonan Anies Baswedan bersama Kaesang Pangarep tentu mengagetkan publik, pasalnya baik Anies maupun Kaesang berasal dari kubu yang saling bertentangan selama pilpres 2024

Selama ini, dari perhelatan pilpres kedua kubu ini sangat tidak akur, bahkan semenjak Anies Baswedan jadi Gubernur Jakarta kedua kubu ini sudah tidak aku, dimana Anies sendiri cukup aktif mengkritik kebijakan Jokowi. Begitu pun sebaliknya partai pengusung kaesang yaitu PSI yang sangat aktif vokal menentang Anies bahkan tak jarang memberikan kritik pedas hingga personal

Apakah koalisi ini bisa bersatu baik secara ideologi maupun pendukung di lapangan ? Tentu sulit, apakah opsi koalisi ini merupakan kawin paksa? Tentu akan terjawab dalam beberapa bulan yang akan datang, ketika pendaftaran calon kepala daerah oleh KPU telah resmi di buka.

ANIES DAN ANTITESIS JOKOWI

Anies Baswedan seringkali di cap sebagai antitesis dari Jokowi, baik secara ideologi maupun kebijakan. Dalam Pilpres 2024 sendiri Anies sangat konsisten membawa isu-isu perubahan yang merupakan sebuah solusi dari permasalahan yang selama ini ada dalam pemerintahan Jokowi.

Tentu masih sulit dibayangkan jika Anies baswedan harus menarik semua perkatanya maupun narasi yang ada di publik, terkait dirinya yang memilih untuk bertentangan dengan Jokowi, namun resiko itu harus dipilih, jika Anies sendiri yang mau berpasangan dengan anak bungsu presiden itu.

PETA BARU POLITIK JAKARTA & NASIONAL

Pencalonan Anies dan Kaesang bisa menjadi warna baru dalam peta politik nasional. Dua kubu yang dulu saling berseteru, kini akan bersatu, hal ini akan memberikan efek domino ke berbagai daerah lainya. Akan lahir koalisi-koalisi yang serupa, tentu akan berorientasi pada akumulasi electoral untuk mengejar kemenangan di daerah.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :