fbpx
Search
Close this search box.

HAA TNI MULTIFUNGASI?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp

Table of Contents

TNI JADI MULTIFUNGSI?
Kini publik diramaikan pembahasan bangkitnya dwifungsi ABRI, isu ini muncul lagi di tengah kekhawatiran warga atas rencana revisi uu tentang TNI. Tentu rencana ini menimbulkan protes dan kritik yang sangat deras dari masyarakat ke Presiden Jokowi dan Panglima TNI Agus Subiyanto. Publik menilai rencana revisi uu ini bisa mengembalikan peran ABRI seperti orde baru, yang mengizinkan pejabat berpangkat bintang untuk merangkap di jabatan sipil, dan itu sangat tidak adil.

MASYARAKAT TRAUMA AKAN ORBA?
Kekhawatiran masyarakat ini bukannya tidak berdasar. Sebab pemerintah sedang berusaha dengan menormalkan lagi bahwa pemulihan dwifungsi ABRI adalah hal yang normal di masyarakat dan melalui perubahan Undang-Undang TNI lah, Dwifungsi ABRI bisa kembali normal.

PANGLIMA MEMBANTAH!
Namun semua itu langsung dibantah oleh Panglima TNI Agus Subiyanto. Menurut Agus daripada alih-alih menjadikan ABRI dwifungsi, pemerintah  sebaiknya menjadikan ABRI lebih multifungsi. Menurut dia, fungsi TNI saat ini tak lagi sama dengan era Orde Baru. Agus menghimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir, karena amandemen Undang-Undang tentang TNI merupakan bentuk demokrasi.

 
MULTIFUNGSI ABRI ITU APA?
Publik pun bertanya lagi, apa itu Multi Fungsi ABRI? Yang sudah disebutkan oleh Agus Subiyanto, “seperti diketahui peran TNI tak hanya menjaga keamanan negara, tetapi untuk menjawab persoalan bangsa, kami memulainya dengan hal kecil, seperti layanan pendidikan dan kesehatan, kita bisa lihat di Papua”, Imbuhnya. Pak Agus, bercerita tentang prajurit TNI yang tinggal di Bumi Papua, tidak hanya menjamin keamanan negara, tetapi bertugas menjadi guru dan tenaga kesehatan tambahan

TAK USAH KHAWATIR.
Menurut dia, hal itu dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat, agar tidak memikirkan peran ganda ABRI “Saya lihat di Papua sekarang. Yang mengajar adalah anggota saya”. “Dan kemudian ada layanan medis untuk anggota saya. Apakah ABRI sekarang disebut dwi fungsi atau multifungsi?”. “Jadi jangan berpikirkan seperti itu ya?”. “Kami hadir demi kepentingan negara ini,” ucap Agus saat di temui oleh awak media.

FLASHBACK
Istilah “Dwifungsi ABRI” yang disebut Agus Subiyanto, merujuk fungsi TNI sebagai pelaksana. Agus pun menyampaikan UU TNI saat ini perlu diubah agar bisa mengatur perluasan lapangan kerja bagi prajurit TNI. Kalau masih bingung dengan Dwifungsi ABRI itu apa? Dwifungsi ABRI muncul di masa Orde Baru, sebelum akhirnya dihapus di era Reformasi, tepatnya masa presiden Abdurrahman Wahid telah menghapuskan peran ganda ABRI dalam jabatan sipil, karena militer dianggap merusak demokrasi dan terlalu keras terhadap warga sipil.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :