fbpx
Search
Close this search box.

ANGGARAN 700M, KOK MASIH DIBOBOL?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

PDN Kena retas, Seperti Bom Waktu!
PDN dalam masalah besar! Pemerintah baru-baru ini telah mengalokasikan dana besar untuk Pusat Data Nasional (PDN), yang sudah menjadi kesatuan dalam integrasi anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan, mengungkapkan bahwa belanja Kemenkominfo telah mencapai hampir Rp 5 triliun per Mei 2024.

“Untuk belanja Kemenkominfo hampir mendekati Rp 5 triliun, atau lebih tepatnya Rp 4,9 triliun”, ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN, Jumat lalu

Ah Anggaran Segede Gitu Masih dibobol?

Sebagian besar dana tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan PDN, dengan anggaran mencapai Rp 700 miliar saja, untuk pusat data nasional. Namun akibat dari kejadian baru-baru ini mengguncang PDN, seketika terjadi gangguan pada Kamis lalu, yang mengakibatkan beberapa layanan publik terganggu, termasuk layanan keimigrasian.

Kan Jadi Kena Yang Lain!

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim, menyatakan bahwa layanan keimigrasian telah berhasil pulih sejak Sabtu berikutnya setelah gangguan teknis di PDN teridentifikasi. Keadaan semakin memanas ketika Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa pihak yang meretas PDN meminta tebusan sebesar 8 juta dolar AS. “Iya, menurut timnya, mereka meminta uang tebusan sebesar 8 juta dolar AS”, kata Budi Arie di Istana Kepresidenan, Senin lalu.

Uang Tebusan 8 Juta Dollar?

Budi Arie juga turut menjelaskan, bahwa serangan ini merupakan jenis baru dari virus ransomware lock bit 3.0. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berencana mengadakan konferensi pers, di Kementerian Kominfo untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai serangan terhadap PDN ini.

Apakah Pantas Dapat Dana Segitu?

Dengan alokasi anggaran sebesar itu, muncul pertanyaan besar: bagaimana bisa PDN masih rentan terhadap serangan? Kita semua menantikan perkembangan selanjutnya dan berharap agar masalah ini segera terselesaikan!

Meet The Politician

Ditulis Oleh :