fbpx
Search
Close this search box.

APAKAH BOBBY VS KOTAK KOSONG TERWUJUD?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

Bobby VS Kotak Kosong?

Sebagai Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, telah banyak didukung oleh mayoritas partai politik untuk maju dalam Pilgub Sumut 2024. Jadi, apakah Bobby berpotensi melawan kotak kosong?

Menurut Jamiluddin Ritonga, analisa komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, kekhawatiran ini cukup beralasan. “Bobby Nasution, sudah dipastikan maju dalam Pilgub Sumut 2024”. “Sekarang dia sudah mendapatkan dukungan 63 kursi dari 100 kursi DPRD di provinsi itu”, kata Jamiluddin saat ditemui oleh awak media, Rabu kemarin.

Khawatir Melawan Kotak Kosong

“Besarnya dukungan ke Bobby membuat dia khawatir, bakal terjadinya pilkada melawan kotak kosong”. “hal Ini bisa saja terjadi, kalau seandainya PDIP dan PKS sejalan mendukung Bobby di Pilkada Sumut”, lanjutnya.

Jamiluddin bilang, dengan karakter warga Sumut yang mayoritas egaliter, nggak elok rasanya kalau Bobby cuma melawan kotak kosong. “hal Ini nggak cuma mengurangi bahkan turut mencederai demokrasi kita”, jelasnya.

Sumut Banyak Tokoh Potensial

Sumut punya banyak tokoh yang bisa maju melawan Bobby. Ini menjadi penting buat mencegah Bobby dan pasangannya kelak cuma melawan kotak kosong di Pilgub. “Sumut juga dikenal dengan banyak stok pemimpin. Jadi, nggak logis kalau Pilgub Sumut 2024 cuma diikuti oleh satu pasangan calon,” imbuh dia.

Sindiran dari PDIP

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, turut menyindir Bobby Nasution yang didukung banyak partai politik buat maju di Pilgub Sumut 2024. Dia pertanyakan dukungan itu murni untuk Bobby atau karena faktor mertuanya, yaitu Presiden Jokowi.

Karena Pemimpin Atau Mertua!

“Pilkada Sumut ya, buat Mas Bobby sudah mendapat dukungan sebanyak itu, itu karena Mas Bobby-nya atau karena mertuanya? Itu pertanyaannya”, kata Djarot saat ditemui awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa lalu.

Dia bilang, PDIP lebih memilih pemimpin berdasarkan aspirasi dari rakyat. Menurutnya, banyaknya dukungan ke partai nggak selalu selaras dengan kemenangan. “Karena yang menentukan kemenangan kan rakyat juga”, ujarnya.

Pemimpin Yang Baik Berasal dari Aspirasi Rakyat!

Djarot pun bilang, menjadi pertanyaan apakah dukungan partai untuk Bobby itu beneran tulus atau ada ada pengaruh dari sosok Jokowi. “Jadi itu saja pertanyaan dari saya. Itu betul-betul karena kapasitas Mas Bobby sebagai pemimpin, atau karena pengaruh mertuanya”? katanya.

PDIP PEDE BISA MELAWAN BOBBY!

Ketika ditanya apakah PDIP bakal mengusung kader mereka sendiri untuk melawan Bobby di Pilgub Sumut, Djarot pun hanya menjawab secara diplomatis aja. “Kita lihat aja nanti, di Sumut, PDIP di sana masih aman, kita bisa mencalonkan sendiri untuk sumut”. “Tapi kita tetap membuka komunikasi dengan partai-partai yang belum bergabung”, ujarnya.

Diketahui, Bobby Nasution sudah mendapatkan dukungan dari 7 partai politik: Gerindra, Golkar, PAN, NasDem, Demokrat, PPP, dan PKB.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :