fbpx
Search
Close this search box.

BUDI : KAMI TAHU SIAPA BANDARNYA!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

Menkominfo Tahu Posisi Bandar?

Budi Arie Setiadi selaku Menteri Komunikasi dan Informatika, serta Ketua Harian Bidang Pencegahan Satgas Pemberantasan Judi Online. Baru saja mengungkapkan keberadaan empat bandar besar, dari judi online yang aktif beroperasi di wilayah Indonesia. Dalam wawancara eksklusif dengan presenter Ni Luh di Kompas TV pada Senin 24 Juni yang lalu, Budi Arie mengungkapkan terdapat pihak yang sudah berhasil mengidentifikasi tokoh utama yang mengendalikan industri judi daring di Indonesia.

Meskipun tidak secara langsung menyebutkan nama-nama bandar tersebut, Budi Arie menegaskan bahwa Kominfo telah mengumpulkan informasi lengkap mengenai para pelaku ini. “Kami tahu ada empat tokoh utama berada di balik ini di Indonesia”, ujar Budi. Menurutnya Kominfo telah mengungkap modus operandi yang sering digunakan oleh para bandar besar ini, termasuk dari pola transaksi yang melibatkan jumlah besar uang.

“Kami memahami cara mereka beroperasi, namun kami membiarkan media untuk menulis identitas mereka”, tambahnya dengan senyuman. Budi menegaskan skala transaksi dalam jaringan ini sangatlah besar, dan sangat merugikan masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang berada di kondisi ekonomi lemah. “Transaksi ini berjumlah sangat signifikan dan memberikan dampak buruk yang merugikan bagi masyarakat”, lanjutnya.

Ha Bandarnya Orang Luar?

Selain itu Budi juga mengungkapkan terdapat beberapa dari bandar besar ini beroperasi dari luar negeri, hal ini sesuai dengan pernyataan dari Divisi Hubungan Internasional Divhubinter Polri. Irjen Pol Krishna Murti. Pada pernyataan sebelumnya, Irjen Pol Krishna menjelaskan bahwa bisnis judi online yang beroperasi di Indonesia sangatlah terorganisir, serta sering kali beroperasi dari wilayah Mekong Raya Asean.

HA Judol Sampai Amerika?

“Pelaku seringkali beroperasi secara terorganisir, serta cakupan wilayah kerjanya sudah internasional”. “Makanya tindak mereka itu, sebagai tindak kejahatan antar lintas negara,” ujar Krishna. Dia menambahkan masalah judi online bukan hanya jadi isu utama di Indonesia aja, melainkan sudah menyebar ke berbagai negara di wilayah Asean, bahkan sudah ada hingga wilayah Amerika.

Pandemi Jadi Stimulus Judol Tambah Subur

Pada masa pandemi Covid-19, Krishna sudah menyoroti bahwa efek dari pembatasan mobilitas sosial, telah mendorong pertumbuhan platform judi online di wilayah Mekong Raya, yang kemudian merambah ke berbagai belahan dunia. “Para pengembang judi online sangat aktif merekrut orang-orang dari negara, sebagai target mereka untuk mengoperasikan platform ini”, jelas Krishna. Demikian upaya pemberantasan judi online telah menjadi fokus utama tidak hanya untuk pemerintah Indonesia saja, melainkan untuk para komunitas internasional yang berusaha giat menanggulangi dampak kejahatan lintas batas ini.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :