fbpx
Search
Close this search box.

LAH KETUA KPU DIPECAT KENAPA?

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

HA KETUA KPU DIPECAT?

Hey guys, ada kabar yang lagi hot nih! DKPP baru Saja nge-kick Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, dari jabatannya. Jadi ceritanya, Hasyim ini ketahuan melakukan tindakan asusila terhadap perempuan dan DKPP telah minta ke Presiden Jokowi untuk ngejalanin keputusan ini dalam waktu seminggu setelah putusan dibacakan.

Isinya Apa?

Ketua DKPP, Heddy Lugito, ngumumin ini dalam sidangnya pada hari Rabu yang lalu yang disiarkan hampir di semua TV nasional. “Kami putuskan… 1) Mengabulkan permohonan pengadu seluruhnya; 2) Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Hasyim Asy’ari sebagai Ketua dan anggota KPU sejak putusan ini dibacakan; 3) Presiden Indonesia wajib melaksanakan putusan ini paling lama tujuh hari sejak dibacakan; 4) Memerintahkan Bawaslu buat pengawas pelaksanaan putusan ini”.

Jadi Hasyim ini terkena sanksi tinggi karena sudah terbukti telah melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu dengan berbuat tindakan asusila kepada anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Belanda. Sebelum putusan akhir dibacakan oleh hakim, anggota DKPP, Dr. Ratna Dewi Pettalolo, ngejelasin detail pengaduan dari CAT, anggota PPLN yang jadi korban.

Kisahnya Seperti Apa?

Ceritanya gini, guys. Pada tanggal 2-7 Oktober 2023, terdapat acara BIMTEK PPLN di Den Haag, Belanda. Terus Hasyim ini hadir pada tanggal 3 Oktober dan nginep di Hotel Van der Valk, Amsterdam. Malam itu, dia minta CAT datang ke kamarnya. Awalnya CAT menolak, tapi Hasyim terus memaksa sampai akhirnya kejadian deh yang nggak diinginkan itu.

Meski sempat diminta kuasa hukum Hasy’im buat berhenti, Dr. Ratna tetep lanjut bacain semua rincian tindakan Hasyim yang jelas-jelas nyalahin posisinya buat berbuat asusila. Hasyim pun kayak nggak peduli. Dia malah bilang begini, “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada DKPP yang telah membebaskan saya dari tugas-tugas berat sebagai anggota KPU yang menyelenggarakan pemilu”.

Datang Langsung Dari Belanda?

CAT, selaku korban, datang langsung dari Belanda buat menghadiri acara sidang ini. Dia bilang, “Saya datang langsung dari Belanda untuk menghadiri sidang putusan DKPP hari Rabu, karena saya ingin melihat bagaimana keadilan bisa ditegakkan”. Dia berharap tindakannya ini bisa memberdayakan perempuan lain yang mungkin menjadi korban juga.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :