fbpx
Search
Close this search box.

MAKIN SERU NIH POLISI VS TEMPO!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
(INSTAGRAM : KOMISI.CO)

Table of Contents

Goks Tempo

Polda Sumbar memberikan tanggapan terhadap postingan editorial yang diterbitkan oleh Koran Tempo dengan judul “Kami yang Memviralkan Kematian Afif Maulana” pada Hari Bhayangkara, 1 Juli yang lalu. Tim Editorial Tempo, mengkritik upaya Polda Sumbar dalam menangani kasus viral yang melibatkan Afif Maulana, seorang bocah 13 tahun yang diduga meninggal akibat penyiksaan, yang ditemukan pada hari Minggu, 9 Juni yang lalu.

Tanggapan Polisi APA?

Terkait postingan itu, selaku Komisaris Besar Polisi Dwi Sulistyawan, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, menyatakan pihaknya menganggap editorial tersebut sebagai bagian dari hak jurnalistik Tempo. “Itu adalah hak mereka, ya silakan saja”, ujarnya dalam sebuah konferensi pers di Mapolda Sumbar pada Selasa, 2 kemarin. “Kami akan menerima segala masukan seperti itu dengan baik”, tambahnya

Dia juga menjelaskan bahwa Polda Sumbar saat ini masih fokus dalam penyelidikan terhadap kasus kematian Afif Maulana. “Kami masih berfokus pada penyelidikan kasus Afif Maulana. Terkait kasus viral di media sosial, itu akan ditindaklanjuti kemudian setelah kasus utama ini selesai kami tangani,” tambahnya.

AH MAU CARI ORANG?

Sebelumnya, Irjen Pol Suharyono, Kapolda Sumbar, dalam konferensi pers di Polresta Padang pada Minggu, 23 Juni yang lalu, telah menyatakan komitmennya untuk mengejar pelaku yang bertanggung jawab atas penyebaran viralnya kasus Afif Maulana di media sosial. Dia menegaskan bahwa tindakan tersebut bisa mengarah pada trial by the press dan dikenakan Undang-undang ITE. “Ini masuk dalam trial by the press, yang mengambil kesimpulan terhadap suatu kasus yang masih dalam tahap penyelidikan,” paparnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa Polda Sumatera Barat akan tetap fokus pada upaya untuk penyelesaian kasus kematian Afif Maulana sambil menjaga keterbukaan terhadap kritik dan masukan dari masyarakat serta media massa terkait proses hukum yang sedang berlangsung.

Meet The Politician

Ditulis Oleh :